You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Ingin PAM Jaya Kembalikan Uang Pesangaon Pegawai Yang Telah Pensiun
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Djarot Minta Uang Pesangon Pegawai Pensiun PAM Dibayarkan

Wakil Gubernur DKI Jakara, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, PAM Jaya harus mengembalikan uang pesangon pegawai pensiun.

Kalau itu memang sudah haknya dia, sudah harus diberikan tidak boleh dipotong serupiah pun‎

"Kalau itu memang sudah haknya dia, sudah harus diberikan tidak boleh dipotong serupiah pun‎," kata Djarot, Senin (7/3).

Sebelumnya, Djarot mendapatkan informasi keluhan pemotongan uang pesangon dari pegawai pensiunan PAM Jaya. Dugaan ini sudah berjalan dari tahun 2009 lalu.‎

PJU di Jl Madrasah I Diperbaiki

"‎Itu bolak balik (Informasi) masuk itu. Itu nanti di Dinas Tenaga Kerja seperti apa datanya apa betul dipotong apa tidak?," tuturnya.

Sebelumnya, Suhaimi‎ (58), pensiunan pegawai PAM Jaya mengaku, uang pesangon yang diterimanya dari PAM Jaya seharusnya sebesar Rp 323 juta. Namun, pesangon yang Ia terima hanya Rp 205 juta.

"S‎aya dipotong 38 persen. Total pensiun saya Rp 323 Juta dipotong Rp 118 juta‎," ujarnya saat dihubungi Beritajakarta.com.

Ditambahkan Suhaimi‎, pengalaman ini juga dialami para pensiunan lainnya. "Teman saya juga ada yang dipotongnya sampai 145 juta. Dasar hukumnya nggak ada, tapi main potong aja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye19330 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11353 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6798 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3681 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1731 personFolmer